• 11

    Jan

    Inspirator Tiga Zaman

    Berani menyuarakan kebenaran, getol bicara Marxisme, negara, masyarakat, demokrasi, dan acapkali diwawancarai media, Arief bangga perjuangannya hingga kini masih bergema. Arief Budiman lahir di Jakarta, 3 Januari 1941. Sebelumnya, dia bernama Soe Hok Djin. Dia merupakan kakak kandung Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa 1960-an yang ikut mengatur demonstrasi anti-Soekarno. Hok Gie meninggal karena keracunan gas di Gunung Semeru tahun 1969. Ayahnya bernama Salam Sutrawan, seorang pengarang novel. Di kalangan orang-orang Tionghoa peranakan, dia dikenal sebagai seorang tokoh sastr...
  • 11

    Jan

    Gampang-gampang Susah

    Di era informasi dan komunikasi kini, banyak perguruan tinggi menawarkan pendidikan jurnalisme. Ada wartawan yang pernah mengenyam pendidikan formal ini. Namun ada pula yang tak merasakannya sama sekali. Jurnalisme dapat ditekuni oleh siapapun, tak melulu mereka yang mengenyam pendidikan formal. Toh juga tak ada ukuran baku untuk mengetahui tingkat keberhasilan seorang wartawan yang belajarnya secara otodidak, jika dibandingkan dengan yang tak otodidak. Sebagai pegiat lembaga pers mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana, saya termasuk orang yang belajar jurnalisme secara otodidak. Keterampilan ini saya...
  • 11

    Jan

    Simfoni Pelangi

    Awan hitam menggantung. Kurang lebih jarum jam menunjuk pukul delapan malam. Aku bersama seorang perempuan, Pelangi namanya. Kami pergi ke sebuah kafe di pinggir kota kecil di kaki gunung Merbabu. Di tempat inilah aku mengutarakan isi hatiku yang telah sekian lama terpendam. Usia Pelangi saat ini 21 tahun, lebih muda delapan tahun dariku. Meski muda, Pelangi memiliki kedewasaan yang cukup matang. Dia dapat berteman dengan siapa saja. Selain itu, dia juga termasuk tipe perempuan yang tegar. Kami sudah berteman tiga bulanan. Tapi di awal-awal perjalanan, kita jarang bertemu. Waktu itu Pelangi indekos di Semarang...
  • 9

    Sep

    Rumah Kosong

    Malam kian larut, hujan pun tak kunjung reda, kurang lebih jam 8 malam, tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita. Dalam suasana hening, tak ada satu pun teman di kost, yang kala itu mereka pulang ke rumahnya masing-masing. Tak segera jua lampu menyala, mulai lah saya beranjak keluar kamar. Semua lampu di kota kecil ini padam, awan hitam pun tak memberikan kesempatan pada sang bulan menyinari bumi. Saya tertatih menuruni anak tangga, keluar dari ruang pengap nan sunyi. Sesampainya di emperan depan indekost, jalan raya penghubung Solo-Semarang ramai kendaraan berlalu-lala...
  • 30

    Aug

    Puncak Gunung Es

    Sejarah penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terlihat timbul tenggelam seiring dengan pergantian kekuasaan. Ungkapan tersebut dilontarkan Yudi Kristiadi saat mengisi diskusi di Fakultas Hukum UKSW. Yudi Kristiadi adalah Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Ia doktor lulusan Universitas Diponegoro, Semarang. Diskusi yang diadakan Kamis, 27 Maret 2008, di ruang F309 itu bertema Pemetaan Kasus BLBI dan Kinerja Penegak Hukum. Selain Yudi Kristiadi, narasumber lainnya adalah
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post